international-aids-candelight-and-festival-indonesia-2012
26
May

Kasus HIV/Aids Terus Meningkat, I Give A Damn!

Jakarta Di DKI Jakarta saja tercatat ada 1.597 kasus HIV baru dan 1.466 kasus AIDS dengan tingkat prevalensi 5,3/100.000 penduduk dan terus bertambah. Jakarta merupakan provinsi dengan estimasi warga berisiko tinggi terbesar yaitu 854.340 orang.

Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi Pemberantasan AIDS DKI Jakarta Rohana Manggala dalam sambutan pembukaan International AIDS Candlelight Festival Indonesia 2012 (IACF Indonesia 2012) di kampus Unika Atma Jaya, Semanggi, Jakarta (26-27/5/2012).

“Apabila kasus-kasus tersebut tidak ditangani secara sungguh-sungguh akan berdampak terhadap kualitas hidup masyarakat di masa mendatang serta menimbulkan beban sosial ekonomi tinggi,” ujar Rohana melalui Dody Kusumonegoro kepada detikcom hari ini.

Puncak IACF Indonesia 2012 adalah Candlelight Memorial dan Charity Dinner yang dihadiri oleh para pejabat perwakilan asing di Jakarta, tokoh masyarakat dan para artis seperti Ruth Sahanaya, Syaharani, Gladys Suwandi, Agni Pratisha, Edward Gunawan dan Ichwan Thoha.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pelelangan beberapa koleksi lukisan donatur dan hasil foto session Peter Tjahjadi untuk beberapa public figure di Indonesia dengan slogan I Give A Damn (saya peduli, red).

Sebagai bentuk kepedulian generasi muda terhadap masalah HIV dan AIDS di Indonesia, Aliansi Remaja Independen telah membuat petisi kepada pemerintah yang disampaikan pada malam renungan AIDS.

Butir-butir penting petisi adalah meminta pemerintah dan masyarakat sipil untuk memberikan pendidikan seksualitas yang bersifat komprehensif, pelayanan kesehatan seksual dan reproduksi ramah remaja yang dapat diakses dan layak, serta peran serta remaja dalam proses perencanaan, penyelenggaraan, monitoring, dan evaluasi.

Sebelumnya acara ini dibuka oleh pejabat Komisi Pemberantaan AIDS Nasional (KPAN) dan dihadiri oleh perwakilan negara-negara sahabat dan organisasi internasional di Jakarta, serta LSM-LSM terkait.

Selama dua hari kegiatan, acara ini telah dikunjungi lebih kurang 1000 orang terdiri dari mahasiswa dan pelajar dan masyarakat.

Acara-acara yang telah dilakukan selama IACF Indonesia 2012 adalah seminar/diskusi, forum remaja dari Aliansi Remaja Independen, pemutaran film isu-isu HIV dan AIDS, pemeriksaan dan konsultasi gratis HIV DAN AIDS, dan olahraga.

IACF Indonesia 2012 diselenggarakan oleh Indonesia Volunteers on Improvement Change and Empowerment (iVoice) dalam rangka memperingati AIDS Candlelight Memorial (hari renungan AIDS sedunia, red).

Komisi Pemberantasan AIDS Nasional yang diwakili Asisten Deputi Pengembangan Program Halik Sidik mengharapkan inisiatif iVoice ini dapat dicontoh oleh kelompok-kelompok masyarakat lainnya untuk lebih peduli terhadap masalah HIV dan AIDS.

iVoice adalah sekelompok profesional muda yang memiliki visi meningkatkan partisipasi masyarakat madani melalui program untuk mengatasi isu-isu sosial termasuk HIV DAN AIDS.

Misi utamanya adalah melakukan kegiatan untuk meningkatkan kepedulian serta partisipasi masyarakat terhadap masalah sosial melalui penggalangan dan pengalokasian dana untuk membantu LSM-LSM maupun bantuan lainnya.

Sebagaimana disampaikan oleh koordinator iVoice Henry Rahardja, IACF Indonesia 2012 bertujuan untuk mengajak masyarakat khususnya generasi muda melakukan gerakan peduli terhadap masalah HIV dan AIDS melalui kegiatan yang mendidik, menghibur dan melakukan amal.

“Sasaran acara ini yaitu terkumpulnya dana bagi LSM-LSM lokal yang memiliki misi membantu pemerintah dalam penanggulangan AIDS dan HIV,” pungkas Henry.

 

Sumber : detik.com

 

Post a Comment